Minggu, 18 Oktober 2020

Review Question (tugas Etika Bisnis)

Meri Khairunnisa
1901102010073
Etika Bisnis


Review Question

 

1. pertimbangkan departemen fungsional yang telah kita ulas dalam bab ini, menurut anda departemen mana yang menghadapi tantangan etika terbesar? kenapa ?

Jawab : 

Menurut saya departemen yang menghadapi tantangan etika terbesar adalah departemen keuangan dan departemen SDM, pada departemen keuangan tantangan etika terbesar yang dihadapi adalah mereka harus memperhatikan apakah transaksi yang dilakukan curang atau tidak, perusahaan harus mengelola penggunaan modal yang diinvestasikan dengan bijaksana untuk menghasilkan keuntungan yang masuk akal dan harus memastikan bahwa dana perusahaan harus dikelola dengan benar. Sedangkan tantangan etika terbesar pada departemen SDM ialah  adanya  potensi dilema etika dalam siklus kehidupan semua karyawan suatu perusahaan dimulai dari perekrutan hingga keluarnya dari perusahaan, harus memikul tanggung jawab kepatuhan perusahaan terhadap semua UU ketenagakerjaan yang berlaku dan mereka harus memenuhi tujuan departemen untuk menjaga kepatuhan terhadap perusahaan. 


2. berikan tiga contoh perilaku tidak etis yang telah anda amati ditempat anda bekerja ( perusahaan tempat anda bekerja di masa lalu), apa hasil dari perilaku ini?

Jawab :

contoh perilaku tidak etis di perusahaan ialah

~pertama, contoh perilaku tidak etis di dalam perusahaan ialah lari dari tanggung jawab. seseorang dengan mudahnya menyuruh anda mengerjakan tugas yang sudah jelas itu adalah tanggung jawabnya dalam menyelesaikan tugas tersebut, cara menyikapi hal ini ialah dengan menolak perintahnya dengan tegas agar dia tahu bahwa anda bukanlah orang yang mudah dimanfaatkan. dengan begitu seseorang tersebut menjadi lebih segan dan berpikir dua kali ketika ingin meminta bantuan anda, kecuali dalam situasi yang sangat genting.

~kedua, contoh perilaku tidak etis di dalam perusahaan ialah menjilat untuk keuntungan diri sendiri, maksudnya seseorang yang berpura-pura berbuat baik di depan anda dan atasan, akan tetapi di belakang justru menusuk. penjilat mengungkapkan hal-hal yang tidak benar mengenai seseorang rekan kerjanya dengan berharap apa yang dilakukan dapat memberi keuntungan bagi dirinya sendiri. cara menyikapi hal ini ialah dengan melaporkan tindakan ini agar memberikan efek jera bagi si penjilat.dengan demikian, persaingan dalam berkarir dapat dilakukan secara sehat. Hasil dari perilaku menjilat ini ialah persaingan dalam berkarir tidak sehat

~ketiga, contoh perilaku tidak etis di dalam perusahaan ialah melakukan penipuan di dalam perusahaan yang mengakibatkan suatu perusahaan mengalami kerugian. Biasanya pelaku penipuan adalah 'musuh dalam selimut' bagi perusahaan tersebut


3.Philip kotler berpendapat bahwa pemasar profesional " harus memilki ambivalensi yang sama seperti ilmuwan nuklir yang membantu membuat bom nuklir". apakah itu argumen yang valid ? mengapa iya dan mengapa tidak ?

Jawab :

Menurut saya pendapat Philip Kotler bahwa pemasar profesional harus memiliki ambivalensi yang sama seperti ilmuwan nuklir yang membantu membuat bom nuklir adalah argumen yang valid, yaitu seorang pemasar bertugas untuk mempromosikan suatu produk atau layanan kepada pelanggan, akan tetapi dia cemas dan takut jika produk yang telah dipromosikan tidak mendapat imbalan, maksud imbalan disini ialah pelanggan yang tidak membeli produk tersebut. dan menurut saya ini argumen yang valid karena dengan pemasar merasa cemas dan takut, pemasar disini akan lebih semangat dan tekun dalam mempromosikan produk agar dapat menarik perhatian pelanggan untuk membeli dan menggunakan produk tersebut.


4.Haruskan departemen SDM menjadi juara etika dalam organisasi ? mengapa iya atau mengapa tidak ?

Jawab :

harusnya iya, dikarenakan departemen SDM (sumber daya manusia) adalah salah satu faktor terpenting dan bahkan tidak dapat dilepaskan dari sebuah organisasi di dalam suatu perusahaan. pada hakikatnya SDM berupa manusia yang dipekerjakan di sebuah organisasi sebagai penggerak untuk mencapai organisasi tersebut. Dalam membina kemampuan bekerja dan meningkatkan kinerja masing-masing karyawan, tidak terlepas dari etika kerja yang diyakini oleh setiap individu. etika kerja ini yaitu sikap, pandangan, kebiasaan, ciri-ciri atau sifat mengenai cara bekerja yang dimiliki seseorang. dengan etika kerja yang tinggi rutinitas tidak akan menjadi bosan, bahkan mampu meningkatkan prestasi kerjanya. jadi, peranan etika sangat mempengaruhi SDM di dalam suatu perusahaan.

 

5. Apa itu "teknik pembukuan kreatif ? berikan tiga contoh

Jawab :

Teknik pembukuan kreatif ialah cara lain untuk menyebut 'pembukuan yang curang' atau metode memanipulasi angka dalam hitungan akuntansi /pembukuan suatu perusahaan yang mengikuti hukum dan peraturan yang disyaratkan, akan tetapi tidak sesuai dengan kode etik pembukuan tersebut. Pembukuan kreatif pada umumnya dapat secara ilegal, karena hampir selalu melibatkan informasi palsu kepada pemerintah federal.secara etis, hal ini tentu salah, apalagi jika tujuan yang dilakukan untuk menipu orang lain. 

Menurut Scott (1997), di dalam penerapannya ada beberapa pola yang dilakukan dalam rangka teknik creative accounting adalah:

~ Taking Bath, jenis pola ini terjadi biasanya terjadi adanya tekanan dari manajemen baru dikarenakan kegagalan yang dilakukan oleh manajemen lama. agar terhindar dari kegagalan biasanya pola seperti ini melakukan perubahan pada biaya-biaya yang tidak menguntungkan pada periode berjalan. sehingga terjadinya perubahan perkiraan-perkiraan biaya mendatang atau dikenal dengan istilah clear the decks. dan perkiraan-perkiraan biaya mengakibatkan laba pada periode mendatang lebih tinggi daripada periode sebelumnya. 

~ Income Minimazation, jenis pola ini dilakukan pada kondisi perusahaan tengah mengalami profit atau keuntungan yang sangat tinggi. biasanya jenis pola ini melakukan penghapusan dari barang modal, aktiva tak berwujud, pembebanan biaya iklan, biaya riset dan biaya ekspansi pengembangan usaha. tujuan penghapusan ini ialah agar tidak mendatangkan perhatian dari pihak-pihak berkepentingan, dan juga untuk meminimalisir nilai return on asset yang sesuai dengan target yang dikehendaki oleh pihak pengambil keputusan.

~Income Maximazation, memaksimalkan tingkat laba perusahaan agar memperoleh keuntungan yang lebih besar, akan tetapi laba tersebut masih dibawah rentang atas yang telah ditetapkan.


6. Apakah anda akan meninggalkan posisi anda di perusahaan jika anda melihat bukti praktik etik yang tidak etis ? mengapa iya mengapa tidak ? faktor apa yang akan anda pertimbangkan dalam membuat keputusan itu ?

Jawab:

Jika ada bukti praktik tidak etis di dalam perusahaan maka saya tidak meninggalkan posisi saya di perusahaan, akan tetapi saya akan melaporkan praktik tidak etis perusahaan kepada pimpinan perusahaan, dan apabila pimpinan perusahaan tidak mendengarkan apa yang telah saya sampaikan, maka saya akan melapor permasalahan ini kepada pihak yang berwajib. Dan apabila masalah ini tidak ditindaklanjuti dan praktik tidak etis masih terjadi di perusahaan, maka saya akan meninggalkan posisi saya di perusahaan karena jika saya tidak meninggalkan perusahaan secara tidak langsung saya menyetujui hal yang tidak etis dilakukan di perusahaan.

faktor yang akan saya pertimbangkan dalam keputusan ini ialah:

~ Masalah

~ Kejujuran dan Ketegasan


Minggu, 04 Oktober 2020

Review Question(tugas etika bisnis)

Review Question


Meri Khairunnisa
1901102010073
Etika Bisnis

 

1. Berdasarkan sejarah etika bisnis yang diulas dalam bab ini, menurut anda apakah dunia bisnis menjadi lebih etis atau kurang etis? Jelaskan jawaban anda.

Jawab:

Menurut saya, dunia bisnis dari setiap dekade menjadi lebih etis dikarenakan hukum semakin berkembang, dan juga dunia bisnis yang semakin maju(mengikuti zaman globalisasi). Hal ini dapat dilihat dari perubahan yang telah terjadi di dunia bisnis selama empat dekade terakhir yaitu:

- peningkatan kehadiran suara karyawan telah membuat karyawan individu merasa lebih nyaman untuk berbicara menentang tindakan atasan mereka yang mereka rasa tidak bertanggung jawab atau tidak etis.mereka juga lebih bersedia untuk mencari penyelesaian hukum untuk masalah-masalah seperti kondisi kerja yang tidak nyaman,kekerasan, diskriminasi,dan pelanggaran privasi.

- masalah tanggung jawab sosial perusahaan telah berkembang dari perdebatan abstrak menjadi masalah penilaian kinerja inti dengan kewajiban hukum yang ditetapkan dengan jelas.

- etika perusahaan telah berpindah dari domain departemen hukum dan sumber daya manusia ke dalam arus utama organisasi dengan penunjukan pejabat etika perusahaan dengan mandat yang jelas.

- kode etik telah matang dari dokumen PR kosmetik menjadi dokumen pengukuran kinerja yang semakin banyak organisasi sekarang berkomitmen untuk berbagi dengan pemangku kepentingan mereka.

{tertera pada halaman 26}



2. Bagaimana Anda mengusulkan resolusi dilema etika menggunakan aturan emas?

Jawab:

*Tiga prinsip resolusi yang tersedia, yaitu:

 -berbasis akhir, keputusan mana yang akan memberikan kebaikan terbesar untuk jumlah orang terbesar?

 -berbasis aturan. apa yang akan terjadi jika semua orang membuat keputusan yang sama denganmu?

 -aturan emas. perlakukanlah orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan.

contohnya ialah:

Pada suatu perusahaan ada seorang karyawan yang sedang kesusahan dalam mengambil keputusan, dan pada saat itu saya memberikan resolusi untuk nya dengan membantu dia dalam pengambilan keputusan, disini saya telah menerapkan salah satu prinsip dilema etik yaitu prinsip golden rule,yang mana saya menginginkan suatu saat nanti dia akan memperlakukan saya seperti yang saya lakukan kepadanya (hubungan timbal-balik) . jadi, aturan emas ini sangat bagus jika di gunakan di dalam kehidupan sehari-hari

{tertera di buku pada halaman 29}



3. Mengapa konsekuensi jangka pendek atau jangka panjang membuat perbedaan dalam menyelesaikan dilema etika?

Jawab:

Dalam menyelesaikan dilema etika, sebelum itu kita harus membuat keputusan untuk mengambil suatu tindakan dan harus memperhatikan konsekuensinya, baik itu jangka panjang maupun pendek. konsekuensi jangka pendek maksudnya akibat yang ditimbulkan atau konsekuensi yang akan diterima dalam durasi waktu yang singkat dan risiko nya kecil. Sedangkan konsekuensi jangka panjang, akibat yang ditimbulkan atau konsekuensi yang akan diterima dalam durasi waktu yang lama dan resikonya yang besar.



4. Dari empat rasionalisasi  umum tentang perilaku tidak etis yang dikemukakan oleh Saul Gellerman, manakah yang menurut anda paling sering digunakan? Mengapa?

Jawab:

Menurut saya dari empat rasionalisasi yang dikemukakan oleh Saul Gellerman yang paling sering digunakan ialah point ke-empat yaitu keyakinan karena aktivitas membantu perusahaan, maka perusahaan tersebut akan memaafkan bahkan melindungi orang yang terlibat di dalamnya. perusahaan yang terlibat di dalam perilaku tidak etis ini dengan sukarela melindungi identitas orang yang terlibat, demi kepentingan terbaik perusahaan. hal ini sangat sering terjadi di dalam lingkungan bisnis yaitu menghalalkan segala cara untuk kepentingan perusahaan.

Rasionalisasi yang dikemukakan oleh Saul Gellerman {tertera pada halaman 33}



5. Apakah membenarkan perilaku yang tidak etis dapat diterima? Mengapa iya atau mengapa tidak?

Jawab:

membenarkan perilaku yang tidak etis sebenarnya tidak dapat diterima, dikarenakan melakukan hal yang tidak etis telah melanggar moral atau prinsip etika yang mengajarkan tentang bagaimana harus bersikap di dalam kehidupan. Akan tetapi, ada saatnya situasi yang memerlukan pengecualian untuk bersikap tidak etis seperti: kita harus mencuri makan untuk anak kita yang sedang kelaparan, lebih tepatnya ada saatnya kita berbohong demi kebaikan (tergantung pribadi seseorang dalam mengambil keputusan). walaupun adanya situasi yang memerlukan pengecualian tetap saja cara yang dilakukan itu salah dan berdampak negatif di dalam kehidupan



6. Jelaskan apa arti "melakukan hal yang benar" dalam lingkungan bisnis bagi Anda.

Jawab:

    lingkungan bisnis adalah segala sesuatu yang mempengaruhi aktivitas bisnis dalam suatu lembaga organisasi atau perusahaan. Melakukan hal yang benar dalam lingkungan bisnis merupakan hal yang sangat penting, dikarenakan dengan kita melakukan hal yang benar kita akan mendapatkan banyak manfaat seperti: mendapatkan energi positif dari segala sesuatu yang kita lakukan, menumbuhkan sifat semangat dalam bekerja, dapat menumbuhkan motivasi dalam diri, memiliki keyakinan dan pengambilan kepututusan yang lebih baik. contoh melakukan yang benar dalam lingkungan bisnis ialah dengan menghargai pendapat karyawan lainnya, berperilaku baik dengan para karyawan, tau akan tugas-tugas yang harus kita kerjakan, dan tidak melalaikan tanggung jawab yang telah diberikan.

Review Question (tugas Etika Bisnis)

Meri Khairunnisa 1901102010073 Etika Bisnis Review Question   1. pertimbangkan departemen fungsional yang telah kita ulas dalam bab ini, men...